Jakarta, Penaberita.id–Sore menjelang waktu berbuka puasa, Rabu (5/3/2025) tampak warga RT 003/05, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur sedang sibuk menguras lumpur yang memenuhi lantai rumah mereka. Ada juga yang sedang mencuci piring beserta perambotan rumah tangga lainnya serta membersihkan kursi/sofa dan mengangkat kasur yang kuyup karena banjir.
Ketua RT 003/05, Kelurahan Balekambang, Zaenal mengatakan, bahwa banjir kali ini merupakan banjir terparah setelah tahun 2007 dan 2020. Hal tersebut dilihat dari ketinggian air serta jumlah warga terdampak banjirnya. Banjir pada tahun ini 3 hingga 4 meter.
“Kalau dulu, warga terdampak banjirnya sekitar 350 jiwa, sekarang ada sebanyak 550 jiwa,” ujarnya, Rabu (5/3) saat ditemui di lokasi terdampak banjir.
Zaenal menuturkan, Rt 003 memiliki 329 Kepala Keluarga, 320 bangunan atau rumah, total warganya sebanyak 1310 jiwa. Dan 157 diantaranya merupakan kepala keluarga yang terdampak banjir, mulai dari lansia, balita, ibu hamil dan warga lainnya.
“Bagi warga terdampak banjir, kami membuka posko pengungsian di rumah-rumah warga yang aman dan memiliki daya tampung yang lebih banyak alias rumahnya agak luas. Posko ini berlangsung dari tanggal 3-5 Maret,” tuturnya.
Demikian juga dengan dapur umumnya, dibuka di rumahwarga. Total ada sebanyak 12 relawan yang bekerja di dapur umum tersebut. Dalam sehari dua kali memasak untuk 550 porsi.
“Saya ketua RT 003 sekaligus mewakili warga saya sangat senang dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Jakarta Hebat dan Ikatan Keluarga Besar Purnawirawan Baret Merah Kopasus (IKBP),” tambahnya.

Ketua Komunitas Jakarta Hebat, Frans Ekodhanto menjelaskan, total ada sebanyak 50 pcs makanan siap saji yang dibagikan. Makanan siap saji tersebut merupakan bentuk kepedulian konkrit dari Komunitas Jakarta Hebat dan Ikatan Keluarga Besar Purnawirawan Baret Merah Kopasus terhadap warga terdampak bencana banjir di RT 003/05, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur. Bantuan yang disalurkan ini merupakan pemberian para warga dan donatur lainnya yang tergugah hatinya serta mau berbagi.
“Selain bentuk kepedulian terhadap warga terdampak banjir, bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk konkrit kami kepada pemerintah Gubernur Pram dan Wagub Rano dalam membantu warga terdampak bencana. Harapannya, program penanggulangan banjir di Jakarta dari Mas Pram dan Bang Doel bisa segera direalisasikan secara pertahap namun pasti,” tandasnya.* Rud
