Jakarta, Penaberita.id–Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempabumi tektonik yang terjadi di pantai barat Sumatera berdampak dan dirasakan di daerah Siberut, Mentawai dengan skala intensitas VI MMI (Getaran dirasakan oleh semua penduduk).
Dalam keterangan persnya BMKG menyampaikan, gempa tersebut membuat masyarakat terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan), daerah Pasaman Barat, Padang Pariaman, Agam dan Padang dengan skala intensitas V MMI (Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti).
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini berpotensi tsunami. Daerah yang berpotensi terdampak tsunami dengan status Waspada di daerah Nias Selatan, Pulau Tanabala Sumatera Utara,” seperti dikutip dari keterangan pers BMKG, Selasa (25/4).*** Adma Bestari
